Saat George melarang ‘pegi-pegi’

Siapa George?

Dia bukan mantan presiden Amerika tapi dia mungkin bisa melarang kamu pegi-pegi (bepergian) kemana-mana.

Trus kenapa?

Ya George adalah nama aplikasi berbasis mobile. Dan George merupakan salah satu bagian dari teknologi 2.0 dimana saat ini ngetren kami mengatakannya sebagai PH 2.0 aka Public Health 2 point 0. Aplikasi mobile berbasis iOS dan Android yang bernama “George”. George bukan George Bush atau yang lain.

Aplikasi ini sejatinya merupakan sebuah aplikasi travel warning juga early warning yang memberi kita sebuah peringatan yang bisa dikatakan sebuah bentuk preventif saat kita ingin bepergian ke sebuah negara atau wilayah. Tidak cukup itu saja, dengan mengetahui posisi kita (dibantu gps location di hape kita) George memberikan data mengenai tingkat kerawanan penyakit suatu daerah.

Tingkat kerawanan penyakit/infeksi dalam satu daerah diklasifikasikan menjadi warna Biru, Kuning dan Merah. Zoning warna tersebut sangat membantu karena disertai dengan referensi penyakit yang ada dan pencegahannya.

Data yang didapat ini saya yakin dari sebuah “Big Data” entah itu dari data early warning CDC atau laporan kasus infeksi beberapa center termasuk hasil ekstraksi data besar dari beberapa daerah. Apapun itu sepertinya data akan semakin bertambah setiap kali orang mengunduh dan menginstall aplikasi ini di gawai mereka. Karena kita dapat berpartisipasi dengan mengisi data imunisasi dan vaksinasi pribadi kita. Sehingga bukan tidak mungkin data ini digunakan sebagai informasi tingkat kerawanan infeksi atau kemungkinan terjadinya KLB dan Wadah. Masih ingat kan KLB Difteri di Indonesia yang berbuah ORI.

Disaat kita sedang debat kusir soal politik pilkada dan ekses negatif lainnya, disaat itulah negara lain sudah memikirkan sebuah bentuk kemanusiaan yang berkemajuan dengan teknologi 2.0 nya. Khususnya di bidang kesehatan.

Ini saya sertakan juga Screenhot Video aplikasi “George”. Segera meluncur gih ke App Store atau ke Google Play.

p.s: makasih Prof. Tjandra Yoga Aditama sudah sharing di status Facebook tadi. Ini melengkapi penjelasan beliau.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s