Salam (Jurnal) Scopus

26196227_10215343026071652_5956611349398414099_n

Melihat sebuah jurnal mendaftarkan diri menjadi jurnal terindeks Scopus rasanya ngeri-ngeri sedap. Setidaknya ada 7 tahapan yang harus dilalui oleh sebuah jurnal ilmiah. Yang pertama editor team harus memastikan semua kebutuhan dan persyaratan yang ditetapkan scopus. Terkait substansi artikel, pengelolaan OJS nya, Peer Reviewer nya. Bla bla bla. Terus menginjak ke tahap “Submission”. Setelah Itu berkas submisi menunggu untuk divalidasi oleh scopus. pada tahap ketiga ini “Validation” jika jurnal lolos maka akan tervalidasi. Proses ini butuh waktu yang tidak cepat.

Tetapi periode per periode kita tidak dapat memastikan karena Scopus Team berpatokan pada kualitas. Jadi ya sangat bervariasi tiap jurnalnya. Sampai dengan “Reviewer Complete” setidaknya butuh tujuh tahap. Ada teman yang bilang proses ini bisa sampai 2 tahun. Ada yang sekian tahun. Berbeda-beda. Jadi melihat semangat beberapa jurnal ilmiah di grup sebelah saya bisa memastikan, proses ini tidaklah sesimpel yang dibayangkan, tetapi menjadi sebuah keniscayaan bagi pengelola jurnal untuk mulai memikirkan sebuah strategi yang sistematis, terukur dan mempunyai target yang matang. Serta dukungan dari “lingkungan” tidak bisa setengah-setengah. Karena editor dan tim pasti akan berjibaku habis ngadep komputer, ngadep laptop, neliti naskah, hubungi mitra bebestari bereputasi, dan ini itu yang lain. Kalau ada beberapa orang yang masih beranggapan menjadi pengelola jurnal itu kurang kerjaan, hhmm anggap saja mereka memang BENAR. #SalamScopus

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s