Ibarat sebuah cerita perjuangan. Soekarno lebih memilih cara-cara diplomatis dengan lebih berkompromi terhadap Jepang maupun NICA. Lain lagi Tan Malaka dan Soedirman yang sangat anti dengan upaya itu dan lebih memilih berjuang dan bergerilya untuk republik. Dua sisi perjuangan yang menginginkan tujuan Kedaulatan Republik tetapi caranya dan rasa kehormatan sebagai bangsa yang membuat pembatas siapa yang layak dipilih sebagai sosok revolusioner sesungguhnya.

View on Path

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.