Pulang Konvoi, disaat beramai-ramai lebih asyik!

#PulangKonvoi © Avatar Twitter @PulangKonvoi

Tadi pagi saya melihat @sapa_indonesia di @kompasTV  Jam 07.00 WIB. Ada satu lagi gerakan moral menyingkapai permasalahan yang terjadi di masyarakat. Salah satunya yang lagi nge-hits. Kita tahu Kasus BEGAL yang beredar dimana-mana. Banyak yang menyebut ini pengalihan isu, ada yang menganggapnya sebagai fakta. Dan memang trending topic kita menciptakan kasus ini menjadi sebuat fenomena saat ini.

Gerakan Moral tadi adalah @PulangKonvoi. Adalah sebuah inisiatif media sosial merespon musim aksi begal di kawasan Jabodetabek. Sekarang kita coba lihat akun Twitter @PulangKonvoi yang diharapkan menjadi wadah komunikasi para pengendara sepeda motor. Berkendara bersama, terutama di waktu malam, diharapkan bisa meminimalisasi risiko menjadi korban kejahatan.

@PulangKonvoi ini diinisiasi oleh Awang Dito (30), dia adalah seorang pegawai swasta yang kesehariannya pergi-pulang di kawasan Pondok Cabe, Tangerang Selatan ke Daerah Jakarta Pusat. Idenya timbul karena kengerian begal. Awalnya Awang bersama teman kantor pulang searah. Itu dia lakukan seminggu terakhir ini. Aktivitas inilah yang melandasi ide inisiasi membuat gerakan moral @PulangKonvoi.

Pertanyaannya adalah bagaimana mekanisme untuk #PulangKonvoi ?

© @PulangKonvoi

Mekanismenya sederhana. Para pengendara sepeda motor dipersilakan menyebut tujuan/trayek pulang, meeting point, dan waktu pertemuan. Semua informasi diteruskan ke akun@PulangKonvoi dengan menyertakan tagar #PulangKonvoi. Ajakan itu akan disebarluaskan @PulangKonvoi.

Tidak hanya mengajak untuk pulang bareng menghalau Begal namun @PulangKonvoi juga menganjurkan tips me menarik, misal melakukanGroufie (grup selfie) sebelum pulang bareng. Dengan itu para pengikut@PulangKonvoi juga tahu dengan siapa saja seseorang pulang bareng sehingga bisa saling mengawasi. Sejak aktif di ranah twitter pada 24 Februari 2015, akun tersebut langsung direspon positif oleh tweeps. Hingga Selasa siang (3/3),@PulangKonvoi telah diikuti oleh lebih dari 4939 follower.

Nah, buat kawan-kawan di JABOTABEK menarik untuk dilakukan dan ikut berpartisipasi. Mungkin buat saya yang di Surabaya juga perlu lho untuk membuat gerakan serupa terutama untuk yang pulang dari kawasan Surabaya Pusat-MERR-RUNGKUT-WIYUNG-WARU SIDOARJO dan rute rawan lainnya.

Masyarakat selalu menginisiasi gerakannya sendiri saat mereka memang butuh. Ini tantangan tersendiri bagi pihak yang berwenang. Ada pilihan buat mereka sebenarnya yaitu berkolaborasi dengan masyarakat. Atau memaksimalkan tugas utamanya sebagai pengayom masyarakat. Ayo Pak Polisi lawan para Begal, kita mendukung penuh! 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.