Menelusuri jejak ”Cicak vs Buaya” di jagat internet

Bambang Widjojanto memberikan keterangan kepada pers, usai menjalankan Bareskrim Polri. Bambang dilepaskan setelah menjalani pemeriksaan selama sekitar 12 jam, Sabtu dinihari (24/1). © M Agung Rajasa/Antara

Sejak Jumat pagi (23/1), perhatian netizen Indonesia tertuju pada berita penangkapan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) oleh Bareskrim Mabes Polri. Data Google Trend, menunjukkan “Bambang Widjojanto” dan “Save KPK” menjadi dua topik paling sering dicarinetizen Indonesia pada 23 Januari 2015.

Di linimasa Twitter, tagar #SaveKPK ramai dikicaukan, sebagai bentuk dukungan netizen terhadap semangat pemberantasan korupsi. Dari catatan Topsy, #SaveKPK telah menyentuh angka lebih dari 270 ribu kicauan selama 24 jam terakhir, Sabtu (24/1). Hingga siang ini, tagar itu juga masih betah memuncaki topik tren Twitter Indonesia. SitusTrends24, menunjukkan #SaveKPK juga sempat memuncaki topik tren dunia (lihat salindia).

Tagar #SaveKPK juga termuat dalam judul petisi daring di Change.org. Petisi bertajuk #BebaskanBW, hentikan pelumpuhan KPK! #SaveKPK itu sukses mengumpulkan 32 ribu dukungan, Sabtu (24/1). Dari keterangan pers Change.Org, petisi ini diluncurkan Jumat 23 Januari pada pukul 17.00 WIB, oleh John Muhammad, mantan aktivis ‘98 yang saat ini menjabat sebagai wakil direktur di Public Virtue Institute.

Kata kunci lain yang menguat di dunia online adalah “Cicak Vs Buaya“. Istilah ini sudah lama dipakai untuk menggambarkan “perseteruan” KPK dan Polri dalam penanganan kasus korupsi di Indonesia. Di Topsykata kunci itu melewati angka 25 ribu kicauan.

Merujuk Wikipedia, personifikasi Cicak (KPK) dan Buaya (Polri) ini pertama kali digunakan oleh Komjen Pol (Pur.) Susno Duadji. Personifikasi itu termuat dalam wawancara Susno di Majalah Tempo20/XXXVIII (06 Juli 2009). “Cicak kok mau melawan buaya,” demikian pernyataan Susno. Saat itu, sosok Susno dikaitkan dengan sejumlah indikasi suap, termasuk dalam kasus Bank Century.

Di Twitter kata kunci “Cicak vs Buaya” pertama kali dibagikan pada 7 Juli 2009, oleh akun @kelakuan. Penelusuran Google Trend menunjukan “Cicak vs Buaya” mulai digunakan dalam pemberitaan media online, sejak Agustus 2009 (lihat salindia). Ada juga lagu Cicak Nguntal Boyoyang dibawakan pentolan Jogja Hip-Hop Foundation, Kill The Dj. Di YouTube video itu dibagikan pada tanggal 15 November 2009.

 

Source: http://beritagar.com/p/menelusuri-jejak-cicak-vs-buaya-di-jagat-internet-18974

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.