Mengintip masa depan ”Internet of Things”

Internet of Things (IoT) merupakan salah satu topik terpanas di dunia teknologi belakangan ini. Istilah itu merujuk konsep koneksi perangkat komputasi dengan infrastruktur internet. Saat ini, pengembangan IoT mengarah pada teknologi ramah konsumen untuk berbagai produk pintar dalam kehidupan sehari-hari.

Pameran teknologi internasional CES di Texas, AS, pada awal Januari 2015 pun menjadi ajang pamer teknologi IoT. “Ini tentang kesempatan untuk menghubungkan barang sehari-hari seperti mobil, sistem keamanan rumah, dan peralatan dapur ke perangkat jaringan seperti PC dan smartphone untuk kontrol yang lebih besar dan manajemen kehidupan sehari-hari,” kata Wakil Presiden CES Karen Chupka.

Di ajang CES 2015 terdapat bermacam produk cerdas. Di antaranya pakaian olahraga cerdas (dari Under Armour), pot cerdas yang menjamin kebutuhan tanaman kesayangan (dari Parot), atau kacamata teknologi tinggi hasil kerjasama Intel dan Oakley. Pada akhirnya, IoT membuat benda-benda di sekitar kita memiliki IP sendiri bisa dipantau dan bahkan diperintah ketika terkoneksi dengan internet.

Perusahaan teknologi raksasa pun berbarengan mengarahkan fokusnyake sektor IoT. Chief Executife Samsung Boo-Keun Yoon menargetkan dalam lima tahun ke depan seluruh produk Samsung akan terhubung dengan IoT. Itu termasuk perlengkapan rumah tangga macam televisi, dispenser, kulkas, dan lain-lain. “IoT memiliki potensi untuk mengubah ekonomi, masyarakat kita, dan bagaimana kita menjalani hidup kita,” kata Yoon dikutip Venture Beat.

Dengan manfaatnya, IoT digadang-gadang bisa membawa kontribusi positif bagi perekonomian dunia. Bussines Insider memprediksi IoT akan memberi kontribusi hinggga AS$1,7 triliun untuk perekonomian dunia pada 2019. Angka itu termasuk kontribusinya dari sisi produksi, biaya instalasi, jasa manajemen, dan nilai tambah ekonomi dari produk IoT.

Di luar itu, IoT juga menyimpan potensi masalah dari sisi privasi dan penguasaan data pribadi. Misal, perusahaan teknologi pasti akan memiliki banyak data seputar Anda, termasuk preferensi sehari-hari. Untuk mengantisipasinya, boleh jadi dibutuhkan sebuah regulasi.

Langkah maju dilakukan oleh Komisi Eropa (badan eksekutif Uni Eropa) yang sejak tahun lalu memulai proses konsultasi publik guna menyusun regulasi IoT di masa depan. Kepada Deutsche Welle, juru bicara bidang digital Komisi Eropa Ryan Heath menjelaskan keinginan mereka agar perkembangan IoT diikuti jaminan keseimbangan dalam proses berbagi serta perlindungan data.

Source: http://beritagar.com/p/mengintip-masa-depan-internet-of-things-19016

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.