Hari pertama di T2 Juanda #AirAsia #QZ8501

This slideshow requires JavaScript.

Sampai hari ini (H+6) pasca hilangnya Airbus A320-216 QZ8501 milik maskapai Air Asia pencarian dan proses evakuasi tengah berlangsung. Sampai dengan tulisan ini dibuat setidaknya sudah ada 9 korban yang berhasil dievakuasi (1 korban sudah dimakamkan keluarga). Jumlah manifes penumpang setidaknya memuat 162 penumpang.

Sekali lagi kita berdoa untuk kesuksesan proses evakuasi oleh BASARNAS dan semua elemen tim, dikarenakan cuaca yang sangat fluktuatif yang menyebabkan sedikit terganggunya kinerja tim.

Saya sendiri sempat melihat proses bagaimana situasi yang terjadi di Terminal 2 (T2) Bandara Juanda pada hari 1 pasca dilaporkan hilangnya #QZ8501 setelah lepas landas pada hari minggu pagi 05:35 WIB. Pagi itu seperti kebanyakan orang, saya dan istri saya menikmati hari Minggu pagi dengan berolahraga pagi di car free day tidak tahu kalau pagi itu ada insiden pesawat hilang. Kami pulang dan karena hari libur kami beristirahat dan tertidur sampai dengan waktu Dhuhur jam 12.00 WIB. Iseng saya nyalakan TV dan dengan biasa saya pindah ke channel berita.

Terkejut kalau ada berita hilangnya pesawat #AirAsia #QZ8501 saya berbicara kepada istri saya dan beberapa menit setelahnya teleponnya berdering. Istri saya seorang dosen fakultas psikologi yang juga Ketua Pusat Krisis menjawab permintaan siaga dari Pak Seger (Dekan FPsi Unair) dan sesaat cepat istri saya mengkoordinir para psikolog senior salah satunya Bu Wulan dan Psikolog dari HIMPSI Jawa Timur yang kebetulan ketuanya Pak Ilham (Wakil Dekan II).

Saya yang waktu itu tidur langsung berinisiatif segera mandi dan berangkat “mengantar” istri ke T2 Juanda. Hujan dan sekitar sore kami sudah di Juanda. Rupanya teman-teman dari PUSKRIS Psikologi Unair sudah datang disana dengan Pak Ilham dan Bu Wulan. Langsung kami masuk ke CRISIS CENTER dan disana sudah banyak Crew Air Asia dan keluarga korban yang menanti status pesawat yang ditumpangi keluarganya. Terlihat muka penuh kesedihan. Disana juga terlihat Walikota Surabaya.

Menjelang Magrib POSKO PSIKOLOGI sudah berdiri dengan bantuan dan koordinasi dari BIDDOKKES POLDA JATIM dan PSIKOLOGI TNI AL. Setelah status mulai jelas bahwa pesawat ‘crash’ maka mulai terlihat tangis kesedihan dengan intensitas yang lebih dari siang tadi. CRISIS CENTER yang dipenuhi wartawan dan reporter TV langsung diskrining dan semua wartawan diminta keluar.

Malam Hari pertama ditutup dengan konfrensi pers dan CEO AIR ASIA Tony Fernandez memberikan pernyataan resmi maka malam itu kami pulang setelah tim psikolog membagi jadwal shift jaga sampai 6 hari kedepan. Mulai kemarin semua kegiatan POSKO dipusatkan di POLDA JATIM dan RS BHAYANGKARA.

———————————————————————————————-
Foto ini diambil dengan Kamera Handphone NOKIA LUMIA 720.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.