Ospek dan Janji Satria Airlangga (Repost)

COURTESY_K-StatelogoSemoga note kali ini bisa menjadikan sebuah inspirasi buat panitia PPKMB FKM Unair. Memang agak terlalu jauh jika mau membandingkan bagaimana orientasi, ospek atau di Unair dikenal sebagai PPKMB di universitas yang pernah saya masuki. S.KM di Universitas Airlangga, MPH di University of Queensland-Australia dan insyaAllah PhD di Kansas State University, USA.

Jika ditanya kesamaannya apa, saya bilang semua orientasi yang pernah saya dapatkan di UA, UQ maupun KSU sama-sama menjelaskan tentang fasilitas, kebutuhan kita dan tetek bengek yang mungkin berkaitan dengan perkuliahan. Namun yang saya ingin bahas disini adalah tentang Pride, Kebanggaan. Ketika masuk Unair dulu tahun 1999, saya tentu sangat bangga sekali, mlebu Unair Rek! apalagi saat pulang kampung naek kereta Rapi Dhoho yang Rp.5000 sampai Kediri wah status sebagai mahasiswa sungguh melambungkan impian saya. Kebanggaan itu bercampur antara nama Unair yang cukup mentereng di Indonesia serta fakta bahwa keterima menjadi mahasiswa di PTN. That’s it! Unair tidak punya sesuatu yang sifatnya apa ya…branded dan digaungkan saat orientasi. Sesuatu yang branded itu memang dijiwai oleh semua civitas akademika, bukan dipaksakan.

Ketika orientasi di UQ Australia saya juga merasa bangga, tentu karenanya dapat beasiswa AusAid, kuliah di Luar negeri, Group of Eight pula. Namun sama halnya dengan saat S1 di Unair, Just It!. Kalaupun ada attachment secara emosional adalah dengan supervisor saya Prof. Geoffrey Marks dan Dr.Megan Jennaway, but apart from that mungkin hanya romantisme bunga Jackaranda dan “Sand Stone”, batu berwarna krem kemerahan yang dijadikan tembok di gedung utama UQ di St. Lucia yang membuat saya bangga dan mengatakan “I’ve been there!”. Sekali lagi dari sisi brand image kurang banyak digaungkan saat orientasi.

Apa bedanya dengan di US? Satu yang sangat berkesan bagi saya saat orientasi di K-State adalah warna Ungu Terong yang menjamur dimana-mana. Bahkan setiap mahasiswa setelah check in diberikan satu kaos Ungu Terong bertuliskan: Kansas State University, K-State, Wildcat dll. Memang logo kucing liar berwarna ungu sangat mendominasi disini, bahkan untuk plat mobil, bendera dipasang di rumah dll. Yang jelas tanpa dipaksa, di-pressure atau diancam secara sadar atau tidak kami merasa menjadi bagian dari K-State..eh, bukan…Wildcat..Memang di US hampir setiap Universitas punya klub olahraga yang berkembang bagus, utamanya American Football dan Wildcat adalah logo KSU. Es krim yang paling enak disinipun berwarna Ungu Terong dan diberi nama “Purple Pride” bahkan kalau dulu di Unair saya punya NIM, di UQ punya Student ID sekarang di K-State saya punya namanya WID (Wildcat ID). Jadi memang kecintaan terhadap almamater ditanamkan disini menurut saya dari hati, karena yang meng-ospek juga memiliki hati yang ungu terong tadi.

Kembali ke acara PPKMB yang akan datang, mungkin filosofi menanamkan kebanggaan terhadap almamater dari hati atau penjiwaan terhadap kebanggan itu dulu yang diperlukan. Sangat lucu jika kebanggaan ditanamkan melalui bentakan, pressure atau penugasan-penugasan yang membuat mahasiswa baru bete duluan. Tunjukkan bahwa kalian panitia memiliki jiwa, kebanggan dan kecintaan akan Unair, akan FKM. Sebagai awal saya rasa video “Janji Satria” bisa dijadikan media untuk menanamkan “Janji Satria” itu didada semua Satria Airlangga. Untuk FKM perlu dibuat konsistensi brand image, semisal warna Ungu FKM, yel “abadi” FKM yang berlandaskan keilmuan kita perlu juga dipatenkan, penggunaan bunga Bougenville warna ungu atau apalah.

Suatu saat jika saya memiliki wewenang, insyaAllah kampus tercinta akan saya tanami dengan Bougenville warna Ungu agar setiap sudut mata memandang akan membuat saya bangga dan berharap suatu saat ada alumni S.KM yang menulis note seperti saya sekarang dan mengatakan “I’ve been there!” bahwa kenangan selama menjadi mahasiswa FKM Unair adalah Bunga Bougenville Ungu. Mungkin mereka akan menanam bunga itu dirumahnya kelak.

Wallahua’lam bishowab.

___________________________________________________________________________________________________

Penulis:
Trias Mahmudiono, S.KM., M.PH (Nutrition)
Dosen FKM Unair, Saat ini sedang melanjutkan studi Doktoral di Kansas State University, US
Trias Mahmudiono berbagi cerita yang bermuatan edukatif yang diinspirasi dari perjalanan studi Doktoralnya saat ini di Kansas State University, US. Beliau menulis cacatan ringan di Facebook dan diijinkan untuk dimuatĀ ulang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.