Wimar Witoelar Harus Meminta Maaf Kepada Persyarikatan Muhammadiyah dan yang logo ormasnya dicatut dalam banner buatannya. Tulisan tak pantas juga menjadi tagline di banner buatannya. Saya pribadi dibesarkan dari kultur persyarikatan yang mengedepankan ilmu dan budi tidak akan terprovokasi tapi saudara Wimar yg menurut saya sudah berumur harus menunjukkan dirinya pantas ditauladani bukan menjadi provokator yang sangat buruk bagi iklim demokratisasi di Indonesia. Satu hal juga terlalu naif menyandingkan lambang Ormas ISLAM yang netral bersanding dengan bendera Parpol. – with Shona and UdiN

View on Path

About iaridlo

An activist lecturer. Departement of Health Policy and Administration. Faculty of Public Health.

0 comments on “

Leave a Comment Here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: