Social Media sebagai backbone Riset??

Menurut salah satu riset yang menggunakan media jejaring sosial (Facebook) yang berjudul Analisis Potensi Penyebaran Informasi Kesehatan Melalui Jejaring Sosial (Studi Kasus Pada Forum Jejaring Peduli AIDS), maka didapat suatu hasil analisis sebagai berikut yang dapat dibaca dari hasil abstraknya:

Diprediksikan pada tahun 2015 terjadi peningkatan dari 924 000 kasus ke kasus dengan prevalensi 0,49%, dan meningkat tajam menjadi 2.117.000 kasus pada tahun 2025 dengan prevalensi 1,00%. Peningkatan ini dapat dicegah sampai kurang dari setengah bahwa ketika target akses universal dapat dicapai pada tahun 2014. Untuk pencegahan, FJPA menggunakan Facebook sebagai media penyampaian informasi. Upaya ini menunjukkan kemajuan yang luar biasa. Perkembangan ini menjadi menarik untuk mempelajari, bagaimana efektivitas Facebook Jaringan Media Sosial dalam proses difusi informasi yang berkaitan dengan HIV/AIDS? Metode yang digunakan dalam analisis ini adalah content analysis. Pengamatan dilakukan pada tahun 2010, sejak awal pembukaan account di Facebook pada 18 Maret 2010 sampai dengan tanggal 31 Desember 2010. Hasilnya menunjukkan peningkatan tajam dalam keanggotaan FJPA di Facebook yang mencapai 2.821 anggota pada tahun 2010. Keanggotaan telah melampaui batas-batas negara, termasuk jenis kelamin laki-laki dan perempuan hampir sama, usia didominasi. FJPA halaman di Facebook sepuluh bulan terakhir telah diakses 4.278 kali, puncak interaksi dalam bulan pertama (Maret 2010) 430 interaksi, dan enam bulan berikutnya interaksi 77–132 per bulan, dan mencapai puncaknya kembali pada bulan Desember 309. Posting entri yang terdiri dari 126 wall post, link 31, dan 35 catatan. Berdasarkan fakta hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Jaringan Media Sosial melalui Internet sangat efektif sebagai media difusi informasi yang melampaui wilayah geografi s dan administratif. Jaringan Sosial juga merupakan media yang efektif untuk penyebaran informasi untuk menargetkan remaja dan usia. Rekomendasi ini; Media Jaringan Sosial sebagai media perlu upaya difusi lebih intensivef memproses informasi kesehatan, terutama dengan tujuan usia produktif; review ini juga perlu dikembangkan untuk melihat efektivitas media jejaring sosial. Seperti Twitter, Koprol, Blog, dan sebagainya.

Nah, kawan suatu keniscayaan adalah sarana sosial media dapat dijadikan backbone suatu riset terutama dengan menggunakan metode content analysis.  Seperti yang dilakukan oleh kawan-kawan di US dengan konsep Public Health 2.0 nah mungkin tidak ada salahnya peneliti riset partisipatory di bidang Kesehatan Masyarakat mulai memikirkan pemanfaatan jejaring Sosial Media, Wiki, Blog dan lainnya untuk backbone pendukung riset.

Peneliti juga harus jeli karena terjadi pergeseran era. Dan era web 2.0 adalah salah satu bukti bahwa jejaring sosial media adalah media sharing dan advokasi alternatif yang sukses. Kemudian belum lagi era segmentasi baru yang menempatkan Netizen sebagai tokoh segmentasi penting yang berpengaruh saat ini. Netizen itu apa? silahkan buka artikel saya sebelum ini.

Seperti yang dilakukan Peneliti dari LitbangKes Depkes dan Dosen FKM Unair (Agung Dwi Laksono dan Ratna Dwi Wulandari) yang melakukan ANALISIS POTENSI PENYEBARAN INFORMASI KESEHATAN MELALUI JEJARING SOSIAL. Dan setelah dilakukan penelitian maka dapat disimpulkan berdasarkan fakta hasil kajian dapat diambil kesimpulan bahwa Media Jejaring Sosial melalui internet sangat efektif sebagai sebuah media difusi informasi yang melampaui kendala geografis maupun administratif wilayah. Media Jejaring Sosial juga efektif untuk penyebaran informasi dengan sasaran remaja dan usia produktif.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.