RUU BPJS Terkini

Dear PDBKers,

Apa kabar? Tentunya semua sedang sibuk beraktifitas….smg sehat semua….

Berita gembira:

Kedepan para dokter dan tenaga kes kita akan terjamin jika alami kecelakaan….akan ada jaminan kecelakaan kerja bagi PNS..yg selama ini sudah ada namun masih dalam bungkus yg lain…

Saat ini hari terakhir pembahasan RUU BPJS, karena bsk pagi harus masuk ke sidang paripurna utk di “sah” kan….

Dari ruang sidang komisi 9 DPR RI Saat ini dalam rapat panja akhirnya terjadi kesepakatan baru bahwa akan dibentuk 2 bh BPJS dengan komposisi urusan program 1:4  yaitu

1) BPJS Kesehatan mengurus program jaminan kesehatan: 

2) BPJS Ketenakerjaan mengurus program  jaminan kecelakaan kerja, kematian, pensiun dan haritua.

Awalnya posisi pengelompokkan program dalam  bpjs adalah 3:2 yang bpjs 1 ngurus 3 program jaminan (kes, kecelakaan kerja, kematian) dan bpjs2 ngurus 2 program (pensiun, hari tua) 

Kesepakatan BPJS dg posisi 1;4 tsb akan dibawa dalam Raker Pansus malam nanti (mungkin tengah malam nanti)

Transformasi BPJS disepakati sbb:

1) PT Askes akan transform menjadi BPJS Kes, dan

2) PT Jamsostek akan transform menjadi BPJS Ketenagakerjaan

BPJS akan dikelola oleh dua Organ:

1) Dewan Pengawas yg tdd 7 anggota (dari unsur pemerintah 2, pemberi kerja 2, pekerja2, dan masyarakat 1)

2) Direksi ( minimal 5 anggota) dari unsur profesional

Pengawasan eksternal BPJS oleh BPK dan OJK (yg UU OJK nya baru di sah kan dalam sidang paripurna pada hari ini 27 okt 2011)

Proses seleksi Dewas dan Direksi dilakukan scr terbuka,….khusus untuk calon Dewas dr unsur non pemerintah stlah lulus dr Pansel akan dilakukan fit dan proper oleh DPR baru ditetapkan oleh presiden…

Saat ini masih sedang berlangsung penyusunan pasal pengaturan ttg Hubungan antar Lembaga, dan menyisir seluruh pasal termasuk pasal2 yg masish pending..jadi masih perlu wkt cukup panjang….bisa2 sampai subuh nanti …. hehehe

Demikian sekilas info ttg isi bakal UU BPJS….

Semoga bermanfaat….

Salam sukses PDBK

#by THERESIA RONNY

Dear PDBKers,

Akhirnya lobby tidak mencapai kata sepakat…..Sehingga sidang / raker pansus diskors….

Pemerintah tetep berpendapat bpjs 2 (ketenagakerjaan) mulai beropersi tahun 2016, sdkan DPR minta 1 januari tahun 2014 bersamaan dengan BPJS kesehatan….

Jam 8 nanti Pansus akan konsultasi dengan Pimpinan DPR, baru kemudian kita akan tahu apa hasilnya

Salam sukses PDBK

#by THERESIA RONNY

===========================================================

 

Ekpresikan Brand

Menurut Gelder, S.V (2005) The brand expression is the brand as defined and manifested by an organization” yaitu merek seperti yang didefinisikan dan dimanifestasikan oleh sebuah organisasi. Atau disebut sebagai cara bagaimana suatu brand memanifestasikan dan memvibrasikan eksistensi (behaviour, belief, character, vision) dirinya.

Brand expression terdiri dari tiga unsur, yaitu brand positioning, brand identity dan brand personality. Brand positioning merupakan cara bagaimana brand agar lebih baik dan berbeda dari pesaingnya. Brand identity terdiri dari aspek prinsip, tujuan dan perwujudan visualnya. Sedangkan brand personality merupakan dari aspek karakter brand.

Dalam konsep brand expression yang terdiri dari tiga bagian seperti yang dijelaskan Gelder, S.V (2005) mencakup tiga bagian yaitu brand positioning, brand identity dan brand personality.

Continue reading Ekpresikan Brand

Health Financing in Indonesia (A Reform Road Map)

World Bank merilis lagi laporan dan hasil riset tentang kebijakan pembiayaan kesehatan di Indonesia. Dari data-data dan hasil riset tersebut dapat diketahui beberapa elemen penting yang harus dipahami terkait dengan pembiayaan kesehatan (system) di Indonesia. Berikut ini chapter per chapter dijelaskan secara lengkap.

Continue reading Health Financing in Indonesia (A Reform Road Map)

PUBLIC HEALTH 2.0 | Sebuah Integrasi Cerdas

“Although troubling to many in public health, the use of the Internet for these purposes simply cannot be ignored. Web 2.0 is here to stay and will almost certainly influence health behaviors. Health is a logical area in which individuals will want to seek opinions from others and communicate their experiences. In this new era, public health officials need to learn how to more effectively listen to these messages and, simultaneously, develop more lively and engaging messages themselves to communicate with the public.”

Kumanan Wilson, MD MSC and Jennifer Keelan, PhD Coping with Public Health 2.0, http://www.cmaj.ca/cgi/content/full/180/10/1080

Mencermati Pernyataan Kumanan Wilson diatas tentang konsep dasar penggunaan web generasi 2.0 dengan intregrasi ke dalam dunia kesehatan masyarakat adalah suatu gagasan yang brilian dalam mengikuti perubahan besar-besar dalam era komunikasi massa modern.

Continue reading PUBLIC HEALTH 2.0 | Sebuah Integrasi Cerdas

Resistensi Perubahan-Barang lama yang harus digerus!

Coch dan French Jr. *) mengusulkan ada enam taktik yang bisa dipakai untuk mengatasi resistensi perubahan:

1. Pendidikan dan Komunikasi.

Berikan  penjelasan secara tuntas tentang latar belakang, tujuan, akibat, dari diadakannya perubahan kepada semua pihak. Komunikasikan  dalam berbagai macam bentuk. Ceramah, diskusi, laporan, presentasi, dan bentuk-bentuk lainnya.

2. Partisipasi.

Ajak serta semua pihak untuk  mengambil keputusan. Pimpinan hanya bertindak sebagai fasilitator dan motivator.  Biarkan anggota organisasi yang mengambil keputusan.

Continue reading Resistensi Perubahan-Barang lama yang harus digerus!