Cracking Era, Disruptive Innovation

Masalah lain dari sistem pendidikan saat ini adalah terjadinya “disruptive” sistem. Kita sudah meyakini bahwa sistem pendidikan akan selalu langgeng. Bak dogma. Di era teknologi inovasi dan gejolak perkembangannya detik demi detik ada satu keniscayaan yang pasti yang bernama “perubahan”. Seperti kita yang semakin menua, seperti itulah ilmu. Selalu ada yang baru. Di tahun 1995 fenomena “disruptive innovation” sudah muncul dan dibahas di majalah sekelas Harvard Business Review. Continue reading Cracking Era, Disruptive Innovation

Komitmen Pemerintah Terhadap Masalah Rokok

Sudah lazim kita dengar bahwa perilaku merokok banyak dikaitkan dengan tingginya angka kejadian beragam penyakit mematikan. Oleh sebab itulah, praktisi kesehatan termasuk lembaga kesehatan dunia, World Health Organization (WHO), sampai saat ini terus menggalakan kampanye bahaya rokok. Di Indonesia, setiap tanggal 31 Mei, elemen pemerintah, akademisi, LSM dan masyarakat umum rutin menggaungkan bahaya merokok untuk memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS).

Masalah kesehatan yang diakibatkan oleh perilaku merokok merupakan masalah serius yang cukup pelik untuk diatasi. Beberapa studi epidemiologis di Indonesia seperti Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) menunjukkan data yang mendukung bahwa persoalan kesehatan akibat merokok sudah tak bisa dianggap remeh.

Continue reading Komitmen Pemerintah Terhadap Masalah Rokok

Mampir di Titik Nol Kilometer Indonesia

Nol kilometer itu Indonesia itu diukur dari mana? tentu kita semua sepakat dari Sabang. Lebih tepatnya di Pulau Weh.

Pulau Weh adalah bagian NKRI yang berada pada zona Waktu Indonesia Barat-Sekali. Saat saya sampai Banda Aceh memang waktu melambat 1 jam di waktu riil dengan Surabaya. Paling gampang tahu kalau Pulau Weh memulai waktu Magrib dan sholat wajib lainnya saat jam 19:00-an. Waktu yang sama saat saya menelpon Bibuk dan Ayesha setelah mereka sholat Isya’ di Surabaya. Itulah relativitas waktu.

Continue reading Mampir di Titik Nol Kilometer Indonesia

Isu kesehatan yang terpinggirkan dalam Pilkada

Sejumah mahasiswa Uhamka Muhammadiyah melakukan aksi simpatik tentang bahaya merokok saat Hari bebas kendaran, Car Fre Day (CFD) di Jakarta, Minggu (8/4/2018)
Sejumah mahasiswa Uhamka Muhammadiyah melakukan aksi simpatik tentang bahaya merokok saat Hari bebas kendaran, Car Fre Day (CFD) di Jakarta, Minggu (8/4/2018) Reno Esnir /Antara Foto

Seluruh dunia merayakan Hari Kesehatan Dunia pada 7 April, termasuk di Jakarta ketika hari bebas kendaraan pada Minggu (8/4/2018). Beragam aksi dan kampanye berlangsung di tengah ingar-bingar persiapan Pemilihan Kepala Daerah 2018 di Indonesia.

Pilkada serentak di 171 daerah tahun ini telah memasuki masa kampanye dan debat publik sejak 15 Februari-26 Juni 2018. Masyarakat dapat memelototi arah kebijakan, visi, dan para kandidat di daerahnya masing-masing, termasuk pentingnya isu kesehatan.

Tak hanya momen perayaan hari kesehatan dunia, pentingnya isu kesehatan sebenarnya dapat terpotret dari angka harapan hidup yang relatif rendah di antara daerah penyelenggara Pilkada. Rendahnya angka harapan hidup seharusnya menjadikan isu kesehatan sebagai agenda utama pemerintah daerah.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang diolah tim Lokadata Beritagar.id, 70 persen wilayah Pilkada 2018 memiliki angka harapan hidup di bawah rata-rata nasional, yaitu 71,06 tahun. Artinya, mayoritas wilayah yang menggelar Pilkada memiliki indeks kesehatan yang rendah.

Di level provinsi, hanya empat wilayah yang penduduknya memiliki harapan hidup lebih lama daripada rata-rata penduduk Indonesia pada umumnya, yaitu Jawa Tengah, Kalimantan Timur, Jawa Barat, dan Bali. Sementara 13 provinsi lainnya, masih di bawah rata-rata nasional.

Continue reading Isu kesehatan yang terpinggirkan dalam Pilkada

Membaca adalah Kunci

Rabu, 2 Mei 2018. Selamat Hari Pendidikan Nasional.

Saya yakin banyak yang datang pagi-pagi hari ini untuk bersiap upacara bendera. Termasuk Ibu-ibu yang kebetulan suaminya seorang Guru ataupun Dosen, atau lebih dari itu Ibu-ibu yang mempunyai anak sekolah. Kalau pas kebagian jatah upacara bendera pasti akan sedikit lebih dini menyiapkan sarapan. Tapi tentu tidak semua orang mengalaminya.

Ibarat serimonial upacara, sistem pendidikan kita saat ini tengah mencari bentuk keseimbangan dan kesetimbangan. Apakah itu salah? saya pikir juga tidak. Tentu beragam sistem yang saat ini ada adalah sebuah ekses dari apa yang dinamakan perubahan. Seperti beberapa tahun belakangan di pendidikan tinggi kita tergerak dengan genggap gempita soal publikasi, sitasi, H-index dan persoalan lain yang lebih bernilai kuantitatif. Semua soal angka, begitu ukuran yang ada saat ini.

Continue reading Membaca adalah Kunci

Arah Kebijakan Kesehatan Mental: Tren Global dan Nasional Serta Tantangan Aktual

Secara global, dalam kurun waktu 30 tahun terakhir, isu mengenai kesehatan mental memainkan peran penting dalam perumusan kebijakan kesehatan global. Sejak dua dekade yang lalu, WHO mengeluarkan definisi sehat sebagai suatu kondisi dimana seorang indvidu mencapai “…tak sekedar bebas dari penyakit, melainkan mampu mencapai kesejahteraan fisik, mental dan sosial.”

Continue reading Arah Kebijakan Kesehatan Mental: Tren Global dan Nasional Serta Tantangan Aktual